Ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia, Tour de France (TdF) 2020, berpotensi mengalami penundaan. Penyebabnya, pemerintah Prancis memberlakukan aturan penutupan wilayah guna memutus rantai Virus Corona .

Dikutip dari L’Equipe, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dalam pidatonya mengatakan karantina wilayah atau lockdown di negerinya akan berlangsung hingga 11 Mei 2020 mendatang. Sementara larangan menggelar event dengan menghadirkan banyak orang akan berlangsung lebih lama yakni hingga awal Juni 2020. Penyelenggara balapan, Amaury Sport Organisation, belum memberikan respons terkait perkembangan terbaru terkait kebijakan pemerintah Prancis di tengah pandemi. Namun, media setempat meyakini panitia penyelenggara akan lebih memilih penundaan balapan ketimbang membatalkannya.

Tidak hanya itu, sejumlah ajang persiapan TdF juga sebelumnya sudah mengalami penundaan. Antara lain Vuelta a Espana yang ditangguhkan hingga September dan Giro d’Italia mundur menjadi Oktober mendatang. Masih belum diketahui kapan TdF bisa berlangsung, jika akhirnya ditunda. Namun, beredar kabar balap sepeda terbesar di dunia ini bakal diadakan pada Agustus mendatang.

Peluang TdF untuk diundur sangat besar, karena ajang F1 GP Prancis juga nyaris dipastikan mengalami penundaan. Padahal, GP Prancis berlangsung satu pekan setelah TdF.